Economic Faculty at UMRAH

Jl. Politeknik Km. 24 Senggarang, Tanjungpinang 29115

This is my Faculty

Jl. Politeknik Km. 24 Senggarang, Tanjungpinang 29115

This is my College

Jl. Dompak, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29115

This is my Library

Jl. Politeknik Km. 24 Senggarang, Tanjungpinang 29115

Rabu, 16 November 2016

Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi

PENGENDALIAN dalam SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Pengendalian dapat dirumuskan sebagai proses penentuan apa yang harus dicapai sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana, yaitu selaras dengan standar. Tujuan pengendalian /pengawasan adalah supaya ”proses pelaksanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan rencana dan melakukan tindakan perbaikan jika terdapat penyimpangan-penyimpangan supaya tujuan yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu kombinasi dari berbagai sumber daya yang dirancang untuk memproses data akuntansi dan keuangan yang ada dan mengubahnya menjadi informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi adalah proses pelaksanaan data akuntansi dan keuangan yang diubah menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan.


Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain : 
1.Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambila keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

SIA terdiri dari 3 subsistem: 
Sistem pemrosesan transaksi : mendukung proses operasi bisnis harian.
b. Sistem buku besar/ pelaporan keuangan : menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi,   neraca, arus kas, pengembalian pajak.
Sistem pelaporan manajemen : yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi

PENGENDALIAN dalam SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Pengendalian dapat dirumuskan sebagai proses penentuan apa yang harus dicapai sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana, yaitu selaras dengan standar. Tujuan pengendalian /pengawasan adalah supaya ”proses pelaksanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan rencana dan melakukan tindakan perbaikan jika terdapat penyimpangan-penyimpangan supaya tujuan yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu kombinasi dari berbagai sumber daya yang dirancang untuk memproses data akuntansi dan keuangan yang ada dan mengubahnya menjadi informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi adalah proses pelaksanaan data akuntansi dan keuangan yang diubah menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan.


Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain : 
1.Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambila keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

SIA terdiri dari 3 subsistem: 
Sistem pemrosesan transaksi : mendukung proses operasi bisnis harian.
b. Sistem buku besar/ pelaporan keuangan : menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi,   neraca, arus kas, pengembalian pajak.
Sistem pelaporan manajemen : yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

PERBEDAAN E-COMMERCE dan E-BUSINESS

E-BUSINESS dan E-COMMERCE

            E-Business merupakan suatu sistem informasi dan teknologi lebih lanjut yang secara khusus digunakan untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya. E-business bukan hanya merupakan interaksi antar eksternal organisasi, tetapi juga  termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.
Dan bahkan untuk saat ini, bagi organisasi dalam berbagai industri, ikut serta dalam e-business bukan lagi merupakan pilihan, tetapi suatu kebutuhan.  Teknologi komunikasi tingkat lanjut dapat secara signifikan meningkatkan:

  • Efisiensi operasi internal.
  • Perencanaan. 
  •  Efisiensi dan efektivitas aktivitas pendukung sumber daya manusia dalam rantai nilai. 
  • Efisiensi dan efektivitas pembayaran pelanggan. 


            E-Commerce adalah sebuah sistem yang berbasis internet dan biasanya perusahaan menggunakan untuk melakukan transaksi jual beli barang secara online. Customer atau calon pembeli dapat melihat katalog barang-barang yang dijual. Kemudian bagi customer yang akan ingin membeli dapat mengkonfirmasi langsung ke penjual dan sistem pembayaran dilakukan secara digital atau transfer.

Jadi, Kedua istilah e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat pembahasan tentang e-commerce itu sendiri menjadi berputar-putar dan tidak sistematis. Hal ini disebabkan karena kebingungan menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep perdagangan dengan sarana elektronik.

Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang), sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya.

Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan e-commerce dan e-business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media internet.